Tugas Mandor

Mandor adalah jembatan antara manajemen (pemilik proyek/perusahaan) dengan para pekerja di lapangan. Mandor bertanggung jawab memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas.

Berikut adalah rincian tugas mandor berdasarkan beberapa aspek utama:


1. Koordinasi dan Pengawasan Lapangan

  • Pembagian Tugas: Mengatur siapa melakukan apa (plotting pekerja) agar efektif dan tidak tumpang tindih.
  • Instruksi Kerja: Menjelaskan detail teknis pekerjaan kepada tukang atau kuli agar tidak terjadi kesalahan konstruksi/produksi.
  • Pemantauan Progress: Memastikan target harian tercapai sesuai jadwal yang telah ditentukan (deadline).

2. Manajemen Sumber Daya

  • Absensi Pekerja: Mencatat kehadiran, lembur, serta performa kerja kru di bawahnya.
  • Kebutuhan Material: Memantau stok bahan bangunan atau alat kerja. Mandor harus segera melapor jika material menipis agar pekerjaan tidak terhenti.
  • Perekrutan: Dalam proyek konstruksi, mandor seringkali bertanggung jawab membawa tim tukang yang terpercaya.

3. Kendali Mutu dan Keamanan (QC & K3)

  • Cek Hasil Kerja: Memastikan kualitas garapan (misalnya: kerapian pasang keramik, kekuatan cor, atau presisi las) sesuai standar.
  • Keselamatan Kerja: Mengawasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan memastikan lingkungan kerja aman bagi para pekerja.

4. Administrasi dan Pelaporan

  • Laporan Harian/Mingguan: Menyusun laporan mengenai kemajuan pekerjaan, kendala di lapangan, dan penggunaan material kepada atasan (Site Manager atau Supervisor).
  • Perhitungan Opname: Menghitung volume pekerjaan yang sudah selesai sebagai dasar pembayaran gaji atau upah borongan pekerja.

Perbedaan Mandor vs. Supervisor

AspekMandorSupervisor
FokusOperasional teknis & tenaga kerja langsung.Perencanaan strategis & manajerial.
Lokasi90% berada di lapangan/area kerja.Terbagi antara kantor dan lapangan.
InteraksiLangsung menyentuh alat dan instruksi teknis.Lebih banyak ke koordinasi antar departemen.

Catatan Penting: Seorang mandor yang baik tidak hanya pandai memerintah, tapi juga harus memiliki leadership yang kuat untuk menjaga moral pekerja agar tetap produktif dan loyal.